Senin, 23 April 2018

PERAN MEDIA TIK DALAM PEMBELAJARAN YANG MENCAKUP 3 ASPEK



PERAN MEDIA TIK DALAM PEMBELAJARAN YANG MENCAKUP ASPEK AFEKTIF, KOGNITIF, DAN  PSIKOMOTOR
A.   Pengertian Teknologi Informasi dan Komunikasi
TIK dalam proses pembelajaran dapat dibedakan menjadi dua aspek, yaitu Tknologi Informasi (TI) dan Teknologi Komunikasi. Teknologi Informasi meliputi segala hal yang berkaitan dengan proses, penggunaan sebagai alat bantu, manipulasi, dan pengelolaan informasi. Teknologi Komunikasi merupakan segala hal yang berkaitan dengan penggunaan alat bantu untuk mempross dan mentransfer data dari perangkat yang satu ke lainya.TIK dalam pembelajaran di kelas, berhubungan dengan alat bantu pmbelajaran, manipulasi pembelajaran, dan pengelolaan informasi.
B.    Penerapan TIK dalam Pendidikan di Indonesia
Pemanfaatan TIK dalam pembelajaran di Indonesia telah mempunyai sejarah yang sangat panjang. Inisiatif menyelenggarakan siaran radio pendidikan dan juga televise pendidikan merupakan usaha untuk melakukan pemerataan informasi ke satuan-satuan pendidikan yang besar di seluruh Nusantara.hal ini merupakan satu perwujudan dari sebuah kesadaran untuk memaksimalkan pendayagunaan dalam membuat proses pembelajaran masyarakat. Kelemahan paling utama siaran radio ataupun televise pendidikan merupakan tidak adanya feedback yang seketika. Sebuah siaran memiliki manfaat yang utama dari narasumber atau fasilitator kepada pembelajaran.




Contoh Penerapan Aplikasi TIK dalam Pendidikan
1.     Buku elektronik
e-book atau Buku elektronik merupakan salah satu teknologi yang memiliki manfaat seperti computer untuk menayangkan informasi multimedia dalam bentuk yang dinamis dan ringkas. Suatu e-book dapat diintegrasikan tayangan berupa suara, gambar, grafik, animasi ataupun movie sehingga apa yang disajikan dapat lebih kaya daripada dengan buku konvensional.
2.    E-learning
Victoria L . Tinio menyatakan bahwa e-learning seperti pembelajaran pada semua tingkatan, formal ataupun non-formal , yang memakai sebuah jaringan computer untuk mengantarkan bahan ajar, fasilitas ataupun interaksi. Pembelajaran yang sebagian kegiatanya berlangsung dengan bantuan jaringan internet sering disebut juga sebagai online learning.
Fasilitas e-learning disediakan oleh perangkat lunak yang secara khusus disebut perangkat lunak pengelola pembelajaran. Atau LMS (learning management system). Fasilitas yang disediakan meliputi pengelolaan peserta atau siswa didik, proses pembelajaran, materi pembelajaran, dan juga evaluasi pembelajaran serta komunikasi pembelajaran dengan fasilitatornya. Fasilitas ini dapat memungkinkan suatu kegiatan dikelola tanpa adanya tatap muka langsung diantara pihak yang terlibat (administrator, fasilitator, peserta didik atau pembelajar). ‘kehadiran’ pihak-pihak yang terlibat diwakili oleh e-meil, kanal chating, atau melalui video conference.


C.    Manfaat TIK bagi Pendidikan
Dengan sarana ITC yang up to date dan relevan, lembaga-lembaga pendidikan dapat memaksimalkan perananya sebagai pusat belajar, pusat budaya, dan pusat peradaban yang dapat melahirkan anggota masyarakat yang tidak hanya melek huruf, tetapi juga melek budaya, dan melek peradaban. Dalam konteks inilah sarana ITC menjadi sangat urgen, karena sarana ITCmemberikan nilai manfaat yang sangat banyak. Menurut penelusuran UNESCO (2013), ada lima manfaat yang dapat diraih melalui penerapan ITC dalam system pendidikan :
1.     Mempermudah dan memperluas akses terhadap pendidikan ;
2.    Meningkatkan kesetaraan pendidikan (equity in education) ;
3.    Meningkatkan prodesionalisme guru (teachers’ professional development) ;
4.    Meningkatkan efektivitas ;
5.    Meningkatkan efisiensi, tata kelola, dan administrasi pendidikan.

·         Penerapan CAI untuk media pembelajaran TI dalam mengembangkan pembelajaran diranahnkognitf dan pskomotor.
Aspek kognitif dapat draih oleh peserta ddk karena mereka akan senang belajar dengan multimedia interaktif sehingga diharapkan prestasi belajarnya meningkat. Sedangkan aspek psikomotor adalah kecepatan dan ketepatan dalam penggunaan media pembelajaran dengan multimedia interaktif.
Pada ranah kognitif dimana merupakan ranah yang mencakup kegiatan mental (otak) dengan menggunaan CAI (pembelajaran berbantuan computer) yang mengasah kemampuan berfikir seperti kemampuan menghafal, memaham, mengaplikasi, menganalisis, mensintesis, dan kemampuan mengevaluasi dilakukan penerapan untuk media pembelajaran TIK seperti ;
1.     Pengetahuan/hafalan/ingatan (knowledge)
2.    Pemahaman (comprehension)
3.    Penerapan (application)
4.    Alasisi (analysis)
5.    Sintsis (syntess)
6.    Penilaian / penghargaan / evaluasi (evaluation)
Ranah psikomotor merupakan ranah yang berkaitan dengan keterampilan (skill) atau kemampuan bertindak setelah seseorang menerima pengalaman belajar tertentu. Ranah psikomotor adalah ranah yang berhubungan dengan aktivitas fisik, misalnya lari, melompat, melukis, menari, memukul, dan sebagainya.
Wujud nyata dari hasil psikomotor yang merupakan kelanjutan dari hasil belajar kognitif efektif itu adalah :
1.     Peserta didik bertanya kepada pendidik melalui dunia maya/internet contohnya chatting
2.    Peserta didik mencari dan membaca buku-buku, majalah atau brosur, surat kabar yang membahas tentang materi pelajaran menggunakan bantuan media internet sebagai sumbernya.
3.    Peserta didik dapat memberikan penjelasan kepada teman-teman sekelasnya disekolah.


sumber :
http://sindyrahayu.blogspot.co.id/2016/11/peranan-dan-manfaat-tik-dalam.html?m=1 
http://fiyaphyong.blogspot.co.id/2010/10/peranan-komputer-sebagai-media.html?m=1

Tidak ada komentar:

Posting Komentar